• March 31, 2020

3 Hal yang Membuat Pengendara Motor Kena Tilang Elektronik

tilang elektronik

Dalam hitungan hari, Dirlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk sepeda motor. Terus apa saja sih yang bisa bikin kamu bisa kena tilang dengan sistem ini, Roaders?

Sekedar diingatkan, nanti tepatnya 1 Februari 2020, ETLE bakal diterapkan. Namun, untuk seminggu pertama akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum benar-benar diberlakukan secara menyeluruh.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari berbagai sumber, penerapan ETLE melibatkan sebanyak 57 kamera di ruas jalan arteri atau jalur khusus Transjakarta. Adapun kamera-kamera tersebut ditempatkan di beberapa titik utama, yakni Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin, jalur Transjakarta koridor 6 rute Ragunan-Monas, dan Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Nah, sebenarnya pelanggaran jenis apa saja sih yang bisa membuat pengendara sepeda motor kena tilang elektronik? Setidaknya ada tiga pelanggaran utama, yakni sebagai berikut:

1. Pelanggar Rambu Lalu Lintas

Harap diingat, rambu lalu lintas dihadirkan bukan untuk memperindah jalanan, tetapi berisi petunjuk supaya pengendara lebih tertib di jalan. Ujung-ujungnya akan berdampak pada keselamatan pengendara juga.

Makanya, mulai sekarang biasakan diri untuk selalu “melek” terhadap rambu-rambu yang ada. Misalnya, tidak berhenti di jalan yang sepanjang jalurnya ada tanda huruf “S” dicoret.

2. Pelanggar Marka Jalan

Buat kamu yang bingung apa bedanya marka jalan dengan rambu lalu lintas, untuk gampangnya, marka jalan berada di atas permukaan jalan berupa cat yang membentuk garis tertentu bukan seperti rambu lalulintas yang berada di pinggir atau tengah jalan dengan perangkat tertentu.

Jadi, ketika mengendarai kendaraan pastikan lihat tanda garis-garis yang ada di permukaan jalan. Pahami artinya dan patuhi maksudnya. Misalnya saja, tidak melewati garis utuh untuk berbelok dan hanya melakukan hal ini ketika berada di jalur yang ada garis terputus-putus.

3. Tidak Menggunakan Helm

Kalau yang satu ini mungkin sudah jadi hal mutlak yang pertama kali harus dipatuhi ketika ingin menggendarai sepeda motor. Jangan lupa, gunakan helm half atau full-face yang telah memiliki standar SNI untuk perlindungan lebih baik.

Gimana? Gampang banget kan? Tinggal patuhi saja peraturan di atas, dijamin kamu akan terbebas dari tilang elektronik.

Terus apa sih yang terjadi jika kamu melanggar? Nantinya kamu akan dikirimi “surat cinta” untuk secepatnya membayar denda tilang. Jika tidak membayar dari ketentuan yang berlaku, maka STNK akan terblokir dan tidak bisa diperpanjang.

Yuk, biasakan tertib berkendara dari sekarang Roaders! Biar nantinya pas tilang elektronik diberlakukan, kamu nggak “kaget” lagi.

Read Previous

Mengintip Koleksi Mobil Mewah Mendiang Kobe Bryant

Read Next

Tips Agar Mobil Terhindar dari Aksi Pencurian Ban dan Velg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *